Trotoar
Tak pernah sepi dari ulah manusia yg mengotori,
Ramai dan kumuh,
Ego menyibakkan kedua mata yg telah bersinar untuk meredup,
Hak pejalan kaki tergusur sudah...,
Sampai kapan?
Tak pernah sepi dari ulah manusia yg mengotori,
Ramai dan kumuh,
Ego menyibakkan kedua mata yg telah bersinar untuk meredup,
Hak pejalan kaki tergusur sudah...,
Sampai kapan?
This is a specimen post automatically created by MyWapBlog.com. Your new blog is set-up correctly and is ready for you to start blogging.